RESUME KEGIATAN PKKMB UNIVERSITAS LAMPUNG 2025
RESUME KEGIATAN PKKMB UNIVERSITAS LAMPUNG 2025
Nama : MOH CHAFIDL
NPM : 2511012052
PROGRAM STUDI S1 BISNIS DIGITAL
FAKULTAS EKONOMI BISNIS
2.1 : Materi I ; “Pengembangan karakter mahasiswa”
Society 5.0 adalah sebuah konsep Masyarakat yang berpusat pada manusia dan berbasis teknologi. Pendidikan era ini menekankan pada Pendidikan karkter, moral, dan keteladanan.
a. Bagaimaan Society era 5.0 bekerja?
Society 5.0 adalah perpaduan antara dunia maya dan fisik. Prosesnya Adalah pengumpulan data dari dunia nyata melalui sensor atau internet, lalu diproses oleh Ai dan hasil analisis itu dikembalikan lagi ke dunia nyata tetapi dalam bentuk Solusi praktis. Berbeda dengan Society 4.0 yang masih mengandalkan manusia untuk menganalisa data, 5.0 lebih cepat dan efisien karena saling terhubung satu sama lain.
b. Kejahatan yang dimungkinkan di masa depan
Berkembangnya berbagai hal di era ini tak hanya memunculkan aspek positif, namun juga memiliki sisi lain yang berlawana, salah satunya kejahatan, apapun bentuknya. Diantaranya Kejahtan Kesehatan, computer, hiburan, budaya, kota, lingkungan dan perubhan iklim, Pendidikan, energi, makanan, teknologi robotic.
c. Mahasiswa sebagai generasi peneruss bangsa
Ada syarat agar mahasiswa bisa menjadi sebaik baiknya penerus bangsa, beberapa caranya Adalah; Berkontribusi untuk msyarakat, Bersikap jujur dan disiplin, ikuti prinsip dasar hidup yang benar, taat hukum, tanggung jawab, hormati hak orang lain, kerja keras, dan tidak mudah menyalahkan orang lain.
d. Penyampaian pendapat dimuka umum
Adalah bentuk penyampaian pendapat dimuka umum meliputi, unjuk rasa dalam demokrasi, pawai, rapat umum, mimbar bebas, intinya Adalah kegiatan yang bertujuan untuk berekspresi menyapaikan pendapatnya di muka umum. Tentunya tanpa melanggar batas batas yang sudah tercantum dalam hukum hukum yang sudah tercantum dalam UUD.
e. Peran mahasiswa dalam menjaga ketertiban Masyarakat
Mahasiswa juga perlu untuk menjaga wibawanya dengan menjaga ketertiban di lingkiungan sekitarnya dengan cara, menjunjung keakraban dan toleransi, peduli lindungi lingkungan dan sarana, serta partispasi aktif dalam media sosial untuk
d. Rekomendasiuntuk mahasiswa agar bisa berkembang
Untuk mengembangkan potrnsi mahasiswa, sekiranya kita harus bisa mengoptimalkan waktu pembelajaran dan memperbaiki sikap agar berperilaku sesuai norma, berorientasi pada perubahan untuk kemajuan bagi kepentingan bangsa, mendorong motivasi, berfikir positif dan tetap berusaha mengejar prestasi
2.2 : “Perguruan tinggi di era digital dan revolusi industri”
a. Unila Top Management
-Rektor : Prof. Dr. Lusmeilia Afriani
-VR for Academic : Prof. Dr Suripto Yuwono
-VR for Finance & General : Habibullah Jimad
-VR for Student & Alumni : Prof. Dr. Sunyono
-VR for Planing, Cooperation, IT : Prof. Dr. Ayi Ahadiel
b. “Perkembangan Universitas Lampung”
1. 2022-2025 : memperkuat pembelajaran berbasis riset dalam kerangka pengembangan daya saing regional dan internasional.
2. 2026-2030 : Memperkuat inovasi pondasi berfikir maupun sarana
3. 2031-2035 : Memperkuat reset universitas dan kewirausahaan di universitas
4. 2036-2040 : memperkuat kewirausahaan kampus
5. 2041-2045 : Fase stabil universitas kewirausahaan
c. International Acreditation For Study Programmes At Unila
Universitas Lampung merupakan member dari
- AACBS
- EFMD GLOBAL
- AUN-BE
- ASEAN University Network
- AUN-QA
Program studi yang berakreditasi internasional
- 1 prodi telah terakreditasi oleh RSC
- 15 prodi telah terakreditasi oleh ASIIN
- 14 prodi telah terakreditasi oleh FIBAA
d. National Acreditation For Study Programmes At Unila
- 38 Unggul
- 12 A
- 43 Baik Sekali
- 17 B
- 18 Baik
e. Makna Slogan “Be Strong” Unila sebagai strategi dari Rektor baru unila.
- B : Business Sector, Financ, Investment and assets
- E : Empowerment of Human Resources
- S : Service for Community
- T : Teaching
- R : Reseach
- O : Organizational
- N : Network insfractructure
- G : Good university Governance
2.3 : “Kehidupan berbangsa, bernegara, jati diri, dan pembinaan kesadaran bela negara
a. Ideologi
Pancasila adalh ideologi negara ini, sebuah gagasan yang diperjuangkan dengan waktu, tenaga, hingga darah yang bercucuran hingga terciptalah ideologi utama negara ini, yang tidak lain dan tidak bukan Adalah Pancasila. Namun masih banyak juga pelanggaran terhadap ideologi ini, tahun demi tahun pelanggaran terjadi. Tahun ini, 2025 nahkan sampai saat ini, penangkapan terduga teroris sebanyak 3 kali dengan total 4 orang di wilayah Indonesia menunjukan bahwa perkembangan paham radikalisme, intoleransi, bahkan terorisme masih menjadi ancaman di Indonesia & menambah jumlah sel tidur di wil.
b. Nasionalisme
Nasionalisme Adalah paham atau semangat cinta tanah air yang menumbuhkan rasa bangga, setia, serta ingin menjaga persatuan dan kedaulatan bangsa. Hal ini tentunya sangat diperlukan untuk menjaga budaya dan identitas bangsa. Namun yang terjadi dewasa ini Adalah kenyataan bahwa nasionalisme untuk negara ini sudah mulai terkikis, sudah mulai kehilangan jati diri, hal ini tentunya mengkhawatirkan kekuatan bangs aini karena tentunya rasa nasionalisme Adalah sebuah tiang kokoh bagi bangs ini. Lalu apa yang harus kita lakukan? Ini beberapa yang bis akita lakukan, punya karakter, tujuan hidup jelas, mau bekerja sama dan menghargai perbedaan, mampu melihat perspektif orang lain, ini akan menjaga nasionalisme negara kita.
c. Pemuda seperti apa yang harus negara punya?
Pemuda yang memandang secara Global, beraksi secara local, dan punya dampak internasional. Kenapa itu penting? Karena karakter pemuda suatu bangsa yang punya wawasan kebangsaan, menentukan masa depan bangsanya.
2.4 : “Peran mahasiswa di era digital”
a. 1.Harus bisa beradaptasi dengan kemajuan teknologi, seperti memahami alat, aplikasi pembelajaran, pengolahan data, pemakai platform virtual seperti Zoom, Google Meet. Pemahaman tentang teknologi juga harus didampingi dengan bagaimana cara memakainya dengan baik.
2. Membangun literasi digital Mengevaluasi informasi baik atau tidaknya informasi, beretika digital dalam pengguna teknologi, komunikasi harus efektif, mudah, jelas untuk dipahami orang lain.
3.Berkontribusi pada inovasi. Menyediakan solusi kreatif dalam permasalahan digital, ikut andil berpartisipasi dalam start up digital, juga memanfaatkan big data dalam menganalisis Tantangannya;Kesenjangan digital. Ketimpangan infrastruktur di daerah tertentu. Peluang:Pergeseran metode pengajaran bisa diubah dengan menggunakan metode secara Daring, Campuran, Teknologi
Pemberdayaan kolaborasi yang bisa dimanfaatkan Platform komunikasi Proyek Lintas Displin Jaringan Global Strategi untuk bisa berkembang di Era Digital:
1. Proaktif, terbuka agar siap menghadapi perubahan juga dengan berpikir kreatif, kritis, dan inovatif mau beradaptasi dengan teknologi dan paham akan tren.
2. Membangun ketahanan mental
Mampu memecahkan masalah dengan kondisi apapun dengan sifat responsif dengan solusi kreatif menghadapi tantangan yang kompleks. Mengelola stress dengan menjaga kesehatan melalui meditasi, olahraga, atau berbicara dengan mentor untuk mengurangi tekanan.
2.5 : “Sistem pengembangan kemahasiswaan”
Mahasiswa dibekali dengan kemampuan atau kompetensi akademik yang kuat, namun juga dibekali kegiatan kemahasiswaan untuk meningkatkan soft skills dan karakter mahasiswa.
Diharapkan mahasiswa mampu untuk:
1. Peningkatan kualitas lulusan.
2. Pengembangan pengetahuan akademik.
3. Kemampuan berpikir.
4. Mampu memenejemen diri.
5. Kemampuan berkomunikasi.
6. Bekerjasama dengan tim.
7. Berjiwa entrepreneur.
2.6 : “Pembelajaran di perguruan tinggi di era 4.0 dan plagiarisme”
1. Revolusi Industri mengubah cara belajar dan bekerja
Salah satunya adalah AI yang memberikan dampak signifikan pada studi dengan hadirkan akses informasi yang cepat dan pembelajaran adaptif, sehingga mahasiswa perlu preaktif dalam bangun kompetensi tetap.
2. Keterampilan Digital yang wajib dimiliki
i. Literasi Informasi dan Akurat: memilah yang akurat dan relavan dari berbagai sumber
ii. Penggunaan Platform Pembelajaran dan Kolaborasi: Kuasai tools seperti LMS, Google Workspace, dll.
iii. Etika Digital serta Keamanan Data: Bersikap bijak serta menjaga privasi
3. Lifelong Learning: Sistem pembelajaran yang dilakukan sepanjang hayat
4. Teknologi sebagai pendukung, bukan pengganti: kita boleh memakai teknologi dengan tujuan mempermudah bekerja, tapi jangan untuk hal yang negatif.
5. 3 Pilar Kesiapan Mahasiswa
i. Keterampilan Digital
ii. Kolaborasi & Komunikasi
iii. Pembelajaran Berkelanjutan
6. Kolaborasi & Komunikasi di Era Digital 4.0
i. Kolaborasi multidisipliner Digital
ii. Time Management Digital
iii. Komunikasi Digital Efektif
iv. Kuliah Online Terstruktur
v. Bekerja sama dengan berbagai jurusan pakai platform cloud dan aplikasi kolaborasi online
vi. Manfaatkan aplikasi manajemen tugas dan kalender digital
vii. pakai bahasa yang tepat dan tools komunikasi digital seperti video call, dll.
viii. Ikut dan kontribusi di kelas virtual dengan agenda jelas melalui suatu platform
7. Model Pembelajaran Efektif
i. Blended learning & Flipped Classroom (gabungan kelas online offline untuk pembelajaran fleksibel dan interaktif
ii. Analitik Pembelajaran untuk personalisasi (pakai data hasil belajar untuk sesuaikan metode dan materi sesuai kebutuhan
iii. Project Based Learning PBL (Lewat projek nyata untuk mengembangkan kemampuan praktis & kerja tim
iv. Microlearning & Kursus Singkat Online (materi singkat dan fokus yang diakses kapan saja untuk belajar cepat dan efisien.
8. AI bisa dipakai untuk bantu pembelajaran:
i. Ringkasan dan latihan soal
ii. Analisis pribadi untuk eval diri
iii. Pemakaian AI yang bijak
iv. Dorong kreativitas dan bisa berpikir kritis
9. Plagiarisme
Mengambil karya tanpa memberikan atribusi yang sesuai. Dampak yang bisa ditimbulkan yaitu, terkena sanksi akademik, hilangnya kepercayaan dosen, dan nilai dan reputasi turun. Maka dari itu, sangat diperlukan integritasi. Integritas penting karena menjunjung tinggi jujur dan adil pada akademi yang menjadi dasar pengembangan ilmu dan pembentukan karakter profesional.
i. Kebijakan Plagiarisme FEB Unila: prinsip atribusi dan sitosi (cantumkan sumber secara benar), Prosedur pelaporan dan konsekuensi, dan bedakan kerja sama yang sah dan tindakan salin karya orang lain tanpa izin.
ii. Peran Dosen beri pemahaman dan arahan yang jelas, sementara peran mahasiswa bertanggung jawab menjaga integritas akademiknya.
iii. Strategi Pencegahan: Buat Portofolio akademik awal, catat sumber yang benar dan konsisten, manfaatkan alat deteksi plagiarisme secara etis, dokumentasi proses pengembangan ide, dan jika ragu sebaiknya konsultasi ke dosen.
iv. Alat & Praktik Anti-Plagiarisme (Turnitin, Zotero, Mendeley, Panduan Penulisan Ilmiah Dasar, dan Terapan Rubrik Penilaian Transparan
A. Sistem Perkuliahan dan Pembimbing Akademik dan kelas Internasional
1. Pilar Utama
i. Class: Sistem perkuliahan modern dan adaptif
ii. Career: Dosen pembimbing akademik yang siap memberikan arahan
iii. Connection: Program internasional dan kegiatan pengembangan diri
2. Kelas
Perkuliahan dilakukan secara online offline melalui LMS dan diskusi kelompok. Kelas juga dibagi menjadi dua, yaitu kelas reguler yang dilakukan secara online offline oleh para mahasiswa yang tidak masuk ke kelas internasional dan juga ada kelas internasional yang kegiatan perkuliahan nya berhubungan dengan kacah internasional. Program kelas internasional ini ada program summer/winter course, short course, dan masih banyak lagi program yang akan dilakukan oleh mahasiswa yang bergabung di kelas internasional. Kelas internasional ini menggunakan bahasa inggris saat pembelajaran dan memakai kurikulum adaptif berbasis global
3. Bangun Karir sejak awal semester
mulai dari semester 1 sampai 2 mahasiswa berfokus untuk adaptasi terhadap lingkungan serta pelajar kampus dan mempertahankan IPK. Berlanjut ke semester 3 dan 4, mahasiswa mulai mengikuti organisasi, baik internal maupun eksternal kampus dan membangun jejaringan serta mengikuti lomba yang diminati dan sesuai kemampuan. Setelah sampai semester 5 dan 6, mahasiswa mulai membuat judul untuk skripsi dan mengikuti program MBKM dan Magang Berdampak. Dan terakhir, semester akhir, yaitu 7 dan 8, mahasiswa berfokus untuk menyelesaikan tugas akhir dan magang di luar kampus.
4. Peran Dosen Pendamping Akademik (PA)
i. Mendampingi proses akademik mahasiswa dari awal semester
ii. Memberikan rekomendasi peminatan, studi lanjut, dan rencana karier
iii. Menjadi sarana konsultasi dan evaluasi perkembangan studi mahasiswa.
5. Koneksi
Mahasiswa bisa mencari koneksi dengan cara membentuk relasi dengan teman, alumni dan jejaringan luar kampus dan ikut kegiatan seperti organisasi dan komunitas.
6. Strategis Sukses Mahasiswa Baru
i. Aktif berkegiatan akademik dan non akademik
ii. membangun profil profesional melalu sosial media
iii. menjalin komunikasi efektif dengan dosen pembimbing
iv. Proaktif dalam cari dan memanfaatkan peluang pengembangan diri yang tersedia di kampus.
7. Kunci Gradute on Time (GOT)
i. Manajemen waktu yang konsisten
ii. Disiplin menyelesaikan tugas dan aktif di kelas
iii. Konsultasi rutin dengan Dosen PA
iv. Seimbang antara organisasi dan akademik
8. Hak Mahasiswa
i. Memperoleh layanan pendidikan sesuai bakat, minat, potensi dan kemampuan
ii. memanfaatkan fasilitas akademik dan umum
iii. Mendapat bimbingan dari dosen
iv. Memperoleh layanan informasi tentang program studi
v. Menyelesaikan studi lebih awal
9. Kewajiban Mahasiswa
i. Menghormati dan tidak melakukan penghinaan kepada warga unila
ii. Mencintai dan Melestarikan Lingkungan Unila
iii. Memelihara kerukunan dan kedamaian untuk mewujudkan harmoni sosial
iv. Menanggung biaya pendidikan
v. Mematuhi semua ketentuan yang berlaku di Unila
vi. Memelihara sarana dan prasarana, kebersihan, ketertiban dan keamanan
vii. Menghargai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
10. Larangan Mahasiswa
i. Mengganggu pemenuhan hak dan pelaksanaan tugas warga unila
ii. melakukan pemaksaan penggunaan fasilitas
iii. memberikan sesuatu kepada dosen dan tenaga kependidikan untuk keuntungan akademik
iv. Merusak dan mencuri fasilitas
v. Mengancam, menganiaya dan membunuh
vi. Membawa dan mengedarkan narkoba
vii. Menghasut dan memprovokasi warga unila
11. Sanksi
i. Sanksi ringan (Teguran Lisan dan Tulisan)
ii. Sanksi Sedang (Pelarangan mengikuti kegiatan perkuliahan 1 semester, pencabutan hak fasilitas tertentu, hak kegiatan mahasiswa dan mengganti kerugian)
iii. Sanksi Berat (Pelarangan mengikuti perkuliahan selama 1-4 semester dan pemberhentian menjadi mahasiswa)
2.7 : “Pengenalan jurusan Ekonomi Pembangunan
Pada sesi ini, dibahas tentang:
i. Pembagian Dosen Pendamping Akademik
ii. Program pendidikan
iii. Mininal dan maksimal sks yang diambil dan masa tempuh kurikulum
iv. Penggolongan nilai mata kuliah
v. Sidaku untuk melihat jadwal kelas
vi. Mata kuliah yang akan diajarkan dari semester 1-8
vii. Syarat mengikuti ujian akhir untuk mahasiswa
viii. Program-program MBKM
ix. Cerita inspirasi dan tips dari alunmi FEB Unila
A. Pengenalan UKM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unila
i. BEM FEB
ii. HIMEPA
iii. HMJ
iv. HIMAKTA
v. PILAR
vi. EBEC
vii. ROIS
viii. KSPM
ix. EEC
B. Pemateri dari BCA Syariah, BCA Konvensional, dan IPOT
i. Cara sukses untuk mahasiswa
ii. sistem bank
iii. mengatur keuangan
iv. investasi untuk Mahasiswa
C. Cerita dari Alunmi FEB Unila
Dalam sesi ini, beliau menceritakan bagaimana usaha itu tidak menghianati kita meski membutuhkan waktu yang lama supaya mendapatkan kesuksesan yang diinginkan.
0 Komentar